Waspada Dengan Lowongan Kerja Palsu Yang Sedang Marak Di Indonesia

bigmagnus.com – Perlu diwaspadai, mengenali banyak tanda-tanda layanan palsu. Saat ini melamar pekerjaan bukanlah suatu hal yang mudah, padahal setiap harinya banyak sekali lapangan pekerjaan yang terbuka dan Anda bisa mencoba peruntungan. Untuk mengetahui kebenaran suatu pekerjaan, waspadai tanda-tanda lowongan kerja palsu atau abal-abal yang dirangkum oleh bigmagnus.com berikut ini:

Kurang Profesional

Tanda utama dari tawaran pekerjaan palsu, yaitu tawaran pekerjaan palsu, adalah tidak profesional. Informasi detail, penulisan, desain, dan bahkan penjadwalan semuanya bisa menjadi tanda bahwa suatu pekerjaan sedang ditulis. Juga, jika ini ditambah dengan jumlah kesalahan administrasi atau kesalahan ketik yang ditemukan dalam pesan.

Kualifikasi Yang Tidak Spesifik

Seringkali, surat kerja hanya berisi persyaratan pekerjaan, deskripsi pekerjaan, dan potensi sumber daya pekerjaan yang dapat memperoleh manfaat darinya. Perusahaan palsu yang tidak menyertakan informasi mencurigakan, bukan? Postingan pekerjaan di perusahaan-perusahaan ini mungkin palsu karena mereka tidak mengungkapkannya. Selain itu, batasan umum atau kualifikasi atau persyaratan tertentu juga bisa menjadi indikator pekerjaan palsu.

Pihak Website Perusahaan Tidak Mecantumkan Loker

Di pemerintahan, hampir semua lowongan pekerjaan sebenarnya tercantum di website perusahaan. Pengguna dapat langsung membaca ketentuan umum layanan yang ditawarkan langsung di website perusahaan. Namun, banyak perusahaan membagikan informasi ini dengan portal layanan. Pastikan akun perusahaan di portal kerja asli dan terverifikasi.

Meminta Bayaran

Padahal, tanda satu-satunya ini bisa menjadi indikasi jelas adanya karya palsu atau abal-abal. Hampir tidak ada perusahaan besar atau startup yang meminta pengembalian dana kepada calon investor. Apabila jasa yang ditawarkan meminta imbalan berupa uang atau hal lainnya, maka kehandalan perusahaan dan jasa tersebut dipertanyakan.

Meminta Informasi Pribadi Yang Tidak Perlu

Para profesional dan perusahaan terpercaya tidak akan meminta informasi pribadi yang tidak perlu, terutama dari calon karyawan baru. Ini salah satu tanda pekerjaan palsu yang patut diwaspadai bukan? Faktanya, iklan pekerjaan yang meminta informasi pribadi yang tidak tercantum dalam resume sering muncul di jejaring sosial saat ini. Jangan terkecoh dengan memberikan informasi pribadi orang lain saat Anda sedang mencari pekerjaan, ya. Hati-hati jangan sampai salah, ini beberapa tanda pekerjaan palsu.

Menyusun CV Menjadi Sebuah Tantangan Untuk Mencari Pekerjaan Di Indonesia

marwaarsanios.info – Pekerjaan merupakan bagian penting dalam kehidupan setiap individu. Meski banyak lulusan yang mempersiapkan diri untuk mendapatkan pendidikan terbaik, tidak jarang mereka kesulitan mendapatkan pekerjaan di Indonesia. Kendala tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi, namun juga sejumlah faktor lain, termasuk penyusunan curriculum vitae (CV) yang kurang menarik.

Pasar kerja di Indonesia biasanya sangat kompetitif dan tingginya jumlah pencari kerja membuat persaingan ini semakin ketat. Meski telah dipersiapkan dengan kualifikasi dan keterampilan yang tepat, sebagian orang masih kesulitan mendapatkan pekerjaan yang sesuai ekspektasi.

1. Lapangan Kerja Yang Terbatas

Pertumbuhan ekonomi yang tidak selalu sejalan dengan peningkatan kesempatan kerja dapat menyebabkan ketidaksesuaian antara pasokan dan permintaan tenaga kerja.

2. Kualifikasi Tidak Mendukung

Beberapa lulusan mungkin menghadapi kesulitan ketika kualifikasi mereka tidak sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

3. Belum Memiliki Pengalaman

Banyak perusahaan lebih memilih kandidat dengan pengalaman profesional. Bagi lulusan baru atau mereka yang memasuki dunia kerja, hal ini bisa menjadi kendala.

Kegunaan Dari CV Yang Menarik Sangat Penting Untuk Melamar Pekerjaan

Curriculum Vitae (CV) merupakan salah satu bagian terpenting yang dapat mempengaruhi keberhasilan seseorang dalam mendapatkan pekerjaan. CV yang baik dapat menimbulkan kesan yang baik di mata Human Resources Development (HRD) dan membuat seseorang lebih berpeluang untuk dipanggil wawancara.

1. Data Diri Yang Relevan dan Ringkas

CV yang baik harus ringkas, padat dan relevan. Hindari informasi yang tidak perlu dan fokuslah pada kualifikasi, pendidikan, dan pengalaman yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar.

2. Memiliki Desain Yang Menarik

Presentasi profesional yang bersih adalah kuncinya. Pastikan tata letak resume menarik, menggunakan font dan format yang mudah dibaca.

3. Bold Bagian Keahlian

Soroti keterampilan, sertifikasi, dan pencapaian unik yang dapat membedakan Anda dari kandidat lainnya.

4. Selalu Diupdate

Perbarui CV Anda secara teratur berdasarkan pengalaman dan keterampilan terbaru Anda. Ini membantu HR memahami kemajuan dan perkembangan Anda.

5. Tampilkan Referensi

Jika memungkinkan, sertakan referensi yang mendukung kemampuan dan karakter Anda.

Tips Menjawab Pertanyaan Wawancara Saat Pertama Kali Bekerja

Pengalaman interview kerja setiap orang pasti berbeda-beda, namun kebanyakan dari mereka menyebutkan bahawa mereka merasa berdebar dan khawatir akan salah menjawab nantinya. Bahkan terkadang sehari sebelumnya mereka akan merasa tertekan dan sulit untuk tidur.

Bahkan jika seseorang sudah beberapa kali melakukan interview kerja, mereka tetap akan merasakan hal-hal ini. Tenang saja, karena itu merupakan hal yang wajar. Tapi untuk kamu yang merasa terlalu khawatir dengan hal ini, berikut ini kami akan menunjukkan beberapa hal yang bisa kamu persiapkan dalam menjawab pertanyaan di Interview kerja.

Tips Interview Pertama Kali Kerja

1. Siapkan Diri Kamu Sendiri

Ada banyak interview pekerjaan akhir-akhir ini melalui video call. Interview secara virtual memang merupakan salah satu cara yang memudahkan kedua belah pihak, tapi bagi kamu yang akan diwawancara ada baiknya untuk mencari tempat yang membuat kamu nyaman dan tenang. Pastikan tempat kamu melakukan wawancara siap dan gadget yang kamu pakai pun cukup untuk melakukan wawancara.

2. Latihan Menjawab Pertanyaan Umum

Memang bukan hal yang aneh kalau kamu sampai gugup saat hendak melakukan wawancara. Natural rasanya untuk merasa khawatir kalau kamu akan salah menjawab pertanyaan dari yang mewawancarai kamu. Tapi bagaimana jika kamu tidak mendapatkan respon bagus? Bagaimana jika kamu ragu saat menjawab pertanyaan?

Cobalah untuk menjawab pertanyaan sesuai dengan passion kamu dan misi kamu di perusahaan. Beritahu mereka kenapa kamu ingin bekerja di sana dan tanggung jawab apa yang ingin kamu bawa jika bekerja di sana. Jelaskan kalau kamu ingin bekerja di perusahaan tersebut karena kamu merasa memiliki skill yang mumpuni untuk bisa membangun perusahaan bersama.

3. Pikirkan Pertanyaan yang Akan Kamu Tanyakan

Biasanya setelah pewawancara menanyakan semua pertanyaan yang ia miliki, ia akan bertanya apakah kamu memiliki pertanyana. Inilah hal yang perlu kamu persiapkan, sebuah pertanyaan. Ada beberapa hal yang umum ditanyakan pada momen ini, seperti:

  • Menanyakan tentang budaya perusahaan
  • Menanyakan tentang jenjang karier
  • Jangan tanyakan tentang perusahaan yang sudah diketahui banyak orang

4. Tindak lanjuti dan renungkan.

Setelah wawancara kerja, penting untuk merenungkan bagaimana kamu menjawab pertanyaan manajer perekrutan, di mana kamu memiliki ruang untuk berkembang, dan apa pendapat kamu tentang perusahaan yang memberikan tanggapan mereka atas pertanyaan. Tentu saja, penting juga untuk mengirimkan ucapan terima kasih setelah wawancara. Anda juga dapat menindaklanjuti jika kamu belum mendengar kabar dari perusahaan dalam beberapa minggu, atau jika kamu tidak mendapatkan pekerjaan dan menginginkan umpan balik.

5. Bangkit Kembali Jika Gagal

Jika kamu merasa gagal pada interview pertama kamu, maka ambil sedikit waktu untuk melihat apa yang terjadi sebelumnya. Jika ada pertanyaan yang sebenarnya bisa kamu jawab lebih jelas, kamu bisa mengcover kembali dan menjawab kembali pertanyaan itu di wawancara lainnya. Jangan sampai wawancara yang buruk membuat kepercayaan diri kamu menurun, jadikan ini sebagai kesempatan untuk bangkit dan belajar lagi.

6. Jangan Lupa untuk Follow Up!

Setelah interview berakhir, masih ada hal yang bisa kamu lakukan untuk membuat kesempatan kamu dapat pekerjaan lebih besar. Tentunya, kamu bisa mengirimkan ucapan terima kasih yang menyebutkan beberapa hal spesifik dari interview yang amu lakukan, tapi ketik dengan sederhana dan pendek. Kamu juga harus memastikan kalau email atau telepon kamu bisa dihubungi dengan baik jika memang kamu mendapatkan panggilan kerja itu.

Nah, itulah beberapa hal yang bisa kamu lakukan jika ingin melakukan interview kerja untuk pertama kalinya.

Inilah Tips Mencari Kerja di Luar Negeri, Kejar Mimpimu!

Saat ini ada banyak orang yang tertarik untuk bekerja di luar negeri, di mana salah satu alasannya karena mereka menilai ada peluang kerja yang lebih baik. Jika kamu tertarik untuk mengetahui bagaimana cara bekerja di luar negeri, ketahuilah beberapa tips untuk mencari kerja di sana.

Berikut ini kami akan manunjukkan beberapa tips yang mungkin bisa membuat kamu menemukan jalan kamu menuju pekerjaan yang diinginkan.

Tips Kerja Luar Negeri

1. Melalui Agen/ Penyedia Program

Kamu bisa mencari agen atau pun penyedia program yang menawarkan pekerjaan di luar negeri. Agen seperti ini biasanya akan membantu kamu dari awal sampai menemukan negara tujuan untuk bekerja. Tentu, dengan meminta bantuan dari agen akan ada biayanya sendiri, tetapi mereka bisa membantu proses kamu menjadi lebih cepat. Kalau kamu ingin bekerja di luar negeri dengan cepat dan mudah, maka kami menyarankan untuk menyewa agen.

2. Volunteer

Kalau kamu tidak bekerja ke luar negeri, maka kamu bisa mencoba menjadi volunteer pergi ke luar negeri. Hal ini bisa kamu lakukan baik secara individu atau pun ikut dengan komunitas. Biasanya jika menjadi volunteer kamu memang tidak akan mendapatkan bayaran, namun kamu bisa mendapatkan pengalaman yang tidak tergantikan. Dari sini pun kamu bisa mendapatkan informasi mengenai pekerjaan dari orang yang sudah kamu kenal dari bidang tersebut.

3. Menunjukkan Tekat

Untuk bisa bekerja di luar negeri, kamu harus memiliki kemauan yang kuat. Hal ini karena persaingan untuk bisa bekerja di luar negeri sangat tinggi, apalagi kualitas sumber daya menusia sangat dibutuhkan di sini. Sebab itu, kamu harus memiliki tekat dan semangat yang kuat untuk melakukannya.

4. Membuat CV yang Sesuai

Tips berikutnya yang kami berikan adalah kamu bisa membuat CV yang menyesuaikan dengan negara yang kamu tuju. Sebagai contohnya, misalnya pada beberapa negara Eropa umum untuk menyertakan foto, tapi ada juga yang tidak melampirkannya pada foto resume mereka. Saat mencari lowongan pekerjaan di lowongan kerja di luar negeri, gunakan CV dengan menggunakan resume di dalam bahasa Inggris.

5. Manfaatkan Koneksi LinkedIn

LinkedIn merupakan salah satu platform mencari kerja yang bisa membantu kamu untuk menemukan pekerjaan di luar negeri. Terus perbarui profil kamu di platform ini dan sebut keahlian yang memang kamu miliki. Dengan menggunakan media sosial ini, kamu bisa dengan mudah terbhubung dengan para profesional. Di sini tidak hanya menambah koleksi, tetapi kamu bisa juga menemukan pekerjaan di luar negeri.

6. Buat Diri Kamu Lebih Menonjol

Selanjutnya, kamu harus bisa terlihat lebih menonjol dari pelamar lainnya. Hal ini karena mungkin saja kemampuan yang kamu miliki bisa menarik perhatian perekrut kerja. Pikirkanlah apa hal yang bisa membuat kamu bisa lebih menonkol. Akan lebih baik kalau kamu memiliki keahlian khusus dan pengalaman internasional yang tepat.

7. Cek Persyaratan Visa Kerja

Terakhir yang kami rekomendasikan adalah cek persyaratan visa yang digunakan. Ada beberapa negara yang akan mengizinkan visa turis sebelum berganti ke visa kerja nantinya. Ada beberapa negara juga mengizinkan tanpa adanya kontrak kerja. Jadi kamu harus tahu mengenai kondisi kerja dan juga kebijakan yang dijalankan di negara yang akan kamu tuju untuk membuat persiapannya menjadi lebih matang.

Nah, itulah beberapa tips yang bisa kami berikan untuk kamu bisa bekerja di luar negeri.

Tips Hari Pertama Masuk Kerja Untuk Karyawan Baru!

Ada banyak momen di mana akan merasa gugup akan sesuatu, salah satunya adalah saat pertama kali masuk kerja. Setiap kali kita berpindah ke tempat kerja yang baru, tentu kita akan menemukan orang yang baru dan juga suasana yang baru. Untuk itu, ada beberapa orang yang khawatir dengan hari pertamanya bekerja.

Biasanya hari pertama kerja juga akan menjadi hari yang melelahkan, karena kita harus mulai untuk beradaptasi di lingkungan tersebut. Menghadapi banyak orang baru pasti akan membuat kita kewalahan sendiri menghadapinya.

Untuk itu, kami memahami kondisi kamu! Berikut ini kami akan memberikan beberapa tips yang mungkin akan membantu kamu yang baru akan masuk di hari pertama kerja.

Tips Hari Pertama Kerja

1. Siap Mental

Hal pertama yang harus banget untuk kamu siapkan tentunya adalah mental! Pindah kerja berati meninggalkan orang-orang lama dan lingkungan lama ke yang baru. Mungkin tempat kerja baru kamu tidak sepenuhnya membuat kamu nyaman, tapi inilah yang harus kamu persiapkan. Persiapkan diri untuk mempelajari berbagai tanggung jawan, tuhas, dan budaya yang ada di kantor kamu. Selain itu mulai rencanakan pakaian yang akan memberikan first impression baik di hari pertama kamu bekerja. Meski terlihat sepele, tapi ini sangat menentukan kesan pertama kamu dihadapan orang-orang.

2. Mempersiapkan Diri dengan Baik

DI hari pertama bekerja, pastikan kamu sudah mempersiapkan segalanya dengan baik. Mulai dari pakaian apa yang akan kamu kenakan, riasan, dan pastikan juga kamu sudah sarapan agar tidak terlihat lemas di hadapan rekan kerja baru. Ketika berkenalan dengan mereka pun kamu harus menunjukkan kalau kamu merupakan orang yang sopan, jadi cobalah menyapa sambil melakukan kontak mata. Tampilkan kesan bahwa kamu orang yang percaya diri dan senang bertemu mereka.

3. Rajin Bertanya

Sebagai karyawan baru, tentu kamu tidak terlalu tahu banyak menyenai pekerjaan atau budaya kantor yang ada di kantor baru itu. Untuk itu, jangan ragu untuk bertanya kepada karyawan lain, dari pada kamu melakukan kesalahan dan mengulanginya. Ada baiknya bertanya, jadi kamu yakin kalau hal yang kamu lakukan sudah sesuai. Ingat kalau kesalahan yang kamu lakukan bukan hanya akan memberikan dampak kepada diri sendiri, tapi tim kamu juga.

4. Mengenali Rekan Kerja

Cobalah menjadi pribadi yang lebih ramah dan cari tahu mengenai rekan kerja kamu, tapi jangan sampai berlebihan. Misalnya, cari tahu mengenai berapa lama mereka bekerja di sana atau jabatan apa yang mereka miliki. Jangan sampai kamu bertanya mengenai hal yang bersifat pribadi, misalnya mengenai hubungan pribadinya dan hal sensitif lainnya. Itu nanti saja saat memang sudah lebih dekat dengan karyawan tersebut.

5. Tetap Positif

Cobalah untuk membantu pekerjaan atau proyek tertentu yang memang kamu rasa sesuai dengan kemampuan yang kamu miliki. Tunjukkan sifat positif ini dengan tidak menjelek-jelekkan orang yang kamu akan bantu. Sebisa mungkin jangan ikut bergosip dan hanya jadi pendengar yang baik saha. Jangan ikut berkomentar mengenai hal yang tidak kamu ketahui kebenarannya.

6. Datang Lebih Awal, Pulang Paling Akhir

Terakhir yang bisa kami sarankan adalah ada baiknya untuk kamu datang lebih pagi dan pulang di akhir. Tapi bukan berarti kamu lebih baik lembur setiap hari, tetapi kalau bisa sesuaikan dengan jam pulang dari karyawan yang ada di kantor baru kamu.

Itulah beberapa tips yang bisa kami berikan kepada kamu yang masih merupakan karyawan baru! Semoga tips ini bisa membantu kamu dalam mendapatkan kenyamanan di tempat kerja, ya.

5 Tips Untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Menurut Ahli

Dalam bekerja, kita memang selalu di tuntut untuk bisa produktif agar pekerjaan bisa cepat terselesaikan dan kita bisa mengerjakan pekerjaan yang lain. kita sendiri mungkin sering mengakalinya dengan membuat semacam planner, to do list, mencatat di stiky notes, atau bahkan menyetel alarm dan reminder untuk mengingatkan kita.

Namun, hal ini ternyata tak selalu efektif. Karena ada saja kegiatan di mana kita jadi sangat terdistraksi dan ujung – ujungnya membuat produktivitas kerja jadi menurun. Lalu, bagaimana sih cara meningkatkan produktivitas agar kita bisa bekerja dengan maksimal? Yuk simak di bawah ini.

1.Hilangkan Gangguan

Kalian mungkin sering merasa tak produktif karena ada beberapa gangguan yang bisa memecah konsentrasi. Kalian bisa melakukan beberapa cara mudah untuk meminimalisasi gangguan itu. Contohnya men silent handphone dan menjadwal ulang meeting atau kegiatan yang di rasa kurang penting.

Kalian juga bisa menghindari rekan kerja yang malas – malasan. Karena biasanya rasa malas itu bisa menular. Rekan kerja yang malas biasanya akan mengajak kalian mengobrol hal – hal kurang penting sehingga menghilangkan konsentrasi serta fokus kalian dalam bekerja.

2.Hindari Multitasking

Kalian sering bekerja multitasking? Kalian mungkin meerasa sangat  produktif jika melakukan multitasking. Tetapi faktanya ternyata tidak sama sekali. Mengerjakan beberapa pekerjaan secara bersamaan dalam satu waktu ternyata malah bisa membuat kalian merasa lebih lelah.

Kalian akan jadi kurang fokus dengan pekerjaan yang sedang kalian lakukan dan akhirnya justru membuat produktivitas kalian menurun. Selain itu, multitasking juga mendorong kalian melakukan banyak kesalahan yang pada akhirnya kreativitas kalian juga jadi menurun. Itulah kenapa, sebaiknya fokus pada satu hal, selesaikan, dan baru kerjakan pekerjaan yang lain.

3.Membuat To-Do-List

Meningkatkan produktivitas kerja bisa di lakukan dengan membuat semacam catatan kecil atau to do list. Usahakan untuk mengerjakannya satu per satu agar kalian bisa bekerja lebih fokus. Tulislah secara berurutan, pekerjaan mana yang harus segera di selesaikan di hari itu. Ingat, dalam membuat to do list kalian harus tetap rasional untuk menentukan goals dan tugas yang akan di selesaikan ya.

To-do-list sangat membantu kalian supaya tetap berada di jalur saat menyelesaikan hal-hal yang mesti kalian kerjakan. Hindarilah memaksakan diri untuk bisa menyelesaikan pekerjaan di hari yang sama. Hal ini akan membuat kalian bekerja di luar kemampuan. Buatlah tugas menjadi poin-poin kecil, spesifik, dan simpel untuk membantu kalian mengukur sampai di mana batas kemampuanmu.

4.Lakukan Evaluasi Seminggu Sekali

Untuk meningkatkan produktivitas kerja, kalian juga dapat melakukan evaluasi setiap minggu. Ini bertujuan untuk melihat kembali pekerjaan mana yang sudah berhasil diselesaikan sesuai target dan mana yang belum. Dengan melakukan evaluasi, diharapkan kalian bisa tahu penyebab kenapa kalian tidak bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai target.

5.Jangan Lupa Bersihkan Meja Kerja

Agar bisa tetap merasa nyaman dan tak mudah terdiktrasi saat bekerja, rapikan serta bersihkanlah meja yang biasanya kalian pakai. Rapikan dokumen atau kertas – kertas yang berantakan di atas meja yang bisa membuat kalian merasa kurang nyaman dalam bekerja.

Aturlah dokumen di atas meja kerja kalian sesuai dengan project yang sedang kalian kerjakan. Agar meja kerja kalian terlihat tetap rapi, sediakanlah waktu kurang lebih 10 menit sebelum bekerja untuk menyortir dokumen apa saja yang di butuhkan di hari tersebut.

Itulah beberapa tips yang bisa kalian lakukan untuk meningkatkan produktifitas kerja. Semoga bermanfaat.