Deretan Pekerjaan yang Cocok Untuk Lulusan SMA

Mempunyai jenjang pendidikan yang tinggi memang menjadi suatu privilage sendiri untuk para jobseeker. Namun, bukan berarti kalian harus pesimis kalau pendidikan terakhir kalian SMA. Faktanya, saat ini ada banyak lowongan pekerjaan untuk para lulusan SMA, baik di perusahaan swasta, BUMN, maupun multinasional.

Ada banyak jenis pekerjaan yang bisa kalian lamar dengan riwarat pendidikan terakhir SMA. Bahkan, ada juga yang bisa kalian lakukan walaupun masih menjadi pelajar SMA. Lalu, apa saja sih pekerjaan yang di maksud? Yuk simak di bawah ini.

1.Bisnis Online

Berbisnis online jangan langsung di artikan dengan harus mempunyai modal besar ya. Kalian bisa mulai dengan menjadi reseller atau bahkan dropshipper yang tak butuh modal sama sekali. Kunci untuk menjalani bisnis online dengan sukses adalah jangan lelah berpromosi serta harus pintar membaca situasi.

Contohnya, bulan ini sedang ramai blus untuk ibu hamil, kalian coba menjadi supplier yang menjual blus ibu hamil. Kalian harus selalu update dengan hal viral dan konsisten menawarkannya.

2.Sales Marketing

Sales marketing atau tenaga pemasar produk saat ini banyak di terima oleh perusahaan. Bahkan banyak juga yang menerima sales marketing dengan pendidikan terakhir SMA loh. Dengan mencoba posisi sales marketing ini, kalian bisa punya career path yang bagus. Karena, saat ini banyak perusahaan yang butuh sosok karyawan yang bisa mempengaruhi pembeli.

Sales marketing di kenal gigih dan punya kemampuan komunikasi yang hebat dan itu merupakan soft skill yang di butuhkan banyak posisi. Kalau kalian berhasil mencapai target perusahaan, maka kalian bisa mendapatkan upah besar yang bahkan melebihi nominal gaji.

Selain itu, kalian juga berkesempatan untuk meniti jenjang karir lebih cepat, tak peduli kalau pendidikan terakhir kalian adalah SMA.

3.Pengajar Bimbel

Banyak siswa-siswi SD, SMP, bahkan SMA yang membutuhkan tambahan belajar. Tidak semuanya mengikuti bimbel di suatu lembaga, tetapi juga mempekerjakan pengajar bimbel lepas. Buat kalian yang ingin menekuni bidang pendidikan, menjadi pengajar bimbel adalah salah satu opsi pekerjaan untuk lulusan SMA yang bisa diambil. Gaji pengajar bimbel lumayan besar, bisa Rp25 ribu – Rp200 ribu per pertemuan, tergantung lembaga bimbel dan tingkat kemampuanmu.

Sekarang ini ada banyak lembaga bimbel yang membuka lowongan kerja lulusan SMA yang juga sedang berkuliah. Jadi, kalian bisa mencari pendapatan sebagai pengajar bimbel di sela – sela waktu kuliah kalian.

4.Penulis

Untuk bisa jadi penulis, kalian bahkan tak butuh mempunyai pendidikan yang tinggi. Kuncinya adalah kalian hanya p[erlu rajin membaca dan tak lelah belajar dari apa yang kalian baca. Biasanya, posisi penulis di remehkan karena banyak perusahaan yang memberikan upah penulis dengan rendah.

Tetapi, jika kalian menekuninya dengan sungguh – sungguh, kalian bisa loh mendapatkan penghasilan yang tinggi. Sebut saja penulis keren seperti Ika Natassa, Raditya Dika, hingga Dewi Lestari yang menulis fiksi dan mendapatkan royalti hingga puluhan juta dalam sekali terbit. Lalu penulis-penulis buku motivasi seperti Henry Manampiring dengan Filosofi Terasnya yang laris manis di pasaran.

Kalua kalian tak memiliki concern untuk menulis buku, kalian juga bisa mencoba posisi content writing dengan menulis artikel populer. Ada banyak website kepenulisan juga yang membuka kesempatan untuk kontributor dan akan membayar tulisan tersebut kalau lolos kurasi tayang.

Itulah berbagai rekomendasi pekerjaan untuk para lulusan SMA. Semoga bermanfaat.

5 Tips Untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Menurut Ahli

Dalam bekerja, kita memang selalu di tuntut untuk bisa produktif agar pekerjaan bisa cepat terselesaikan dan kita bisa mengerjakan pekerjaan yang lain. kita sendiri mungkin sering mengakalinya dengan membuat semacam planner, to do list, mencatat di stiky notes, atau bahkan menyetel alarm dan reminder untuk mengingatkan kita.

Namun, hal ini ternyata tak selalu efektif. Karena ada saja kegiatan di mana kita jadi sangat terdistraksi dan ujung – ujungnya membuat produktivitas kerja jadi menurun. Lalu, bagaimana sih cara meningkatkan produktivitas agar kita bisa bekerja dengan maksimal? Yuk simak di bawah ini.

1.Hilangkan Gangguan

Kalian mungkin sering merasa tak produktif karena ada beberapa gangguan yang bisa memecah konsentrasi. Kalian bisa melakukan beberapa cara mudah untuk meminimalisasi gangguan itu. Contohnya men silent handphone dan menjadwal ulang meeting atau kegiatan yang di rasa kurang penting.

Kalian juga bisa menghindari rekan kerja yang malas – malasan. Karena biasanya rasa malas itu bisa menular. Rekan kerja yang malas biasanya akan mengajak kalian mengobrol hal – hal kurang penting sehingga menghilangkan konsentrasi serta fokus kalian dalam bekerja.

2.Hindari Multitasking

Kalian sering bekerja multitasking? Kalian mungkin meerasa sangat  produktif jika melakukan multitasking. Tetapi faktanya ternyata tidak sama sekali. Mengerjakan beberapa pekerjaan secara bersamaan dalam satu waktu ternyata malah bisa membuat kalian merasa lebih lelah.

Kalian akan jadi kurang fokus dengan pekerjaan yang sedang kalian lakukan dan akhirnya justru membuat produktivitas kalian menurun. Selain itu, multitasking juga mendorong kalian melakukan banyak kesalahan yang pada akhirnya kreativitas kalian juga jadi menurun. Itulah kenapa, sebaiknya fokus pada satu hal, selesaikan, dan baru kerjakan pekerjaan yang lain.

3.Membuat To-Do-List

Meningkatkan produktivitas kerja bisa di lakukan dengan membuat semacam catatan kecil atau to do list. Usahakan untuk mengerjakannya satu per satu agar kalian bisa bekerja lebih fokus. Tulislah secara berurutan, pekerjaan mana yang harus segera di selesaikan di hari itu. Ingat, dalam membuat to do list kalian harus tetap rasional untuk menentukan goals dan tugas yang akan di selesaikan ya.

To-do-list sangat membantu kalian supaya tetap berada di jalur saat menyelesaikan hal-hal yang mesti kalian kerjakan. Hindarilah memaksakan diri untuk bisa menyelesaikan pekerjaan di hari yang sama. Hal ini akan membuat kalian bekerja di luar kemampuan. Buatlah tugas menjadi poin-poin kecil, spesifik, dan simpel untuk membantu kalian mengukur sampai di mana batas kemampuanmu.

4.Lakukan Evaluasi Seminggu Sekali

Untuk meningkatkan produktivitas kerja, kalian juga dapat melakukan evaluasi setiap minggu. Ini bertujuan untuk melihat kembali pekerjaan mana yang sudah berhasil diselesaikan sesuai target dan mana yang belum. Dengan melakukan evaluasi, diharapkan kalian bisa tahu penyebab kenapa kalian tidak bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai target.

5.Jangan Lupa Bersihkan Meja Kerja

Agar bisa tetap merasa nyaman dan tak mudah terdiktrasi saat bekerja, rapikan serta bersihkanlah meja yang biasanya kalian pakai. Rapikan dokumen atau kertas – kertas yang berantakan di atas meja yang bisa membuat kalian merasa kurang nyaman dalam bekerja.

Aturlah dokumen di atas meja kerja kalian sesuai dengan project yang sedang kalian kerjakan. Agar meja kerja kalian terlihat tetap rapi, sediakanlah waktu kurang lebih 10 menit sebelum bekerja untuk menyortir dokumen apa saja yang di butuhkan di hari tersebut.

Itulah beberapa tips yang bisa kalian lakukan untuk meningkatkan produktifitas kerja. Semoga bermanfaat.